Lopek Bugi Khas Kampar

Sebelum mengenal apa itu Lopek Bugi Khas Kampar, ada baiknya kita mengenal asal-usul daerahnya terlebih dahulu, Lopek Bugi khas Kampar ini berasal dari provinsi Riau, Provinsi ini adalah salah satu provinsi di Indonesia yang letaknya di bagian tengah pulau Sumatra, letak provinsi riau yaitu ada di bagian tengah pantai timur Pulau Sumatra. Provinsi Riau adalah sebuah provinsi bergelar negeri melayu yang mempunyai beragam budaya, adat dan istiadatnya, serta banyak hasil kekayaan alam yang melimpah di dalamnya. Bukan hanya itu juga, Riau mempunyai banyak wisata alam dan bangunan bersejarah seperti Candi Muara Takus, Istana Sayap Pelalawan, Masjid Raya Pekanbaru, dan Istana Kerajaan Siak. dan bukan hanya itu, provinsi ini pun terdapat banyak makanan khasnya, salah satunya yaitu Lopek Bugi khas Kampar. Siapa yang tidak tahu dengan salah satu Makanan khas Riau ini???

Makanan Lopek Bugi ini adalah makanan favorit bangsawan melayu pada zaman dahulunya yang sekarang digemari dan disukai banyak orang lokal maupun wisatawan khususnya di provinsi Riau. Makanan ini pada umumnya dibungkus dengan lapisan daun pisang, jika diartikan kedalam bahasa Indonesia, Lopek artinya lepat, dan Bugi artinya ketan. Lopek bugi lepat ketan. Lopek bugi sekarang mudah ditemukan dan dibeli di toko oleh-oleh khas riau ataupun di toko kecil biasa yang ada di sepanjang jalan Pekanbaru- Bangkinang. Sekarang di kabupaten Kampar ada sebuah desa yang mana penduduknya banyak bermata pencaharian sebagai penjual Lopek Bugi, sehingga banyak penduduk disana menjadi sejahtera derajat ekonominya dari hasil menjual Lopek bugi. Lopek bugi khas Riau yang satu ini mempunyai dua warna, yaitu hitam dan putih. Dari dua warna ini bukan berarti Lopek Bugi ini memakai bahan pewarna, tetapi memang berasal dari bahannya sendiri, yaitu beras hitam dan beras ketan putih.

Lopek bugi ini juga dipilih sebagai produk unggulan UMKM Riau dalam menghadapi pasar bebas asean atau MEA. Walaupun bentuknya sederhana, tetapi lopek bugi sudah terkenal sampai ke Asia Tenggara, dan lopek ini dipercaya mampu bersaing dengan makanan yang ada disana. Cara menikmati Lapek bugi yaitu cukup dating saja ke Riau, lebih tepatnya di Kampar atau sepanjang jalan Pekanbaru-Bangkinang.

Beginilah Bahan dan Cara Membuat Lopek Bugi, mari simak dibawah ini :

  • Yang pertama, siapkan Bahan :
  1. 155 gram tepung ketan hitam.
  2. 110 gram tepung ketan.
  3. 300 mili santan, kemudian didihkan dengan satu sendok teh garam, dan biarkan hingga hangat, jangan lupa sediakan daun pisang,
  4. 300 mili santan kental, dan rebus dengan setengah sendok teh garam sampai kental.
  • Yang kedua, siapkan isi dalam untuk Lapek Bugi :
  1. 250 gram kelapa yang agak muda, lalu diparut memanjang.
  2. 210 gram gula pasir.
  3. 125 mili air.
  4. Setengah sendok teh garam
  5. Setengah sendok teh vanili

Cara membuat Lopek Bugi :

  • Tepung ketan dan 300 mili santan diaduk sampai dapat dibentuk.
  • Buat adonan berbentuk bulat sebesar kelereng
  • Dan buat satu adonan tepung, dipipihkan, lalu isi dengan adonan secukupnya dan jangan lupa dibulatkan.

Cara membuat Isi atau intinya :

  • Masak semua bahan menjadi rata dan menyatu sampai gula meleleh dan adonannya mengental.
  • Angkat dan didinginkan.
  • Kukus di dalam bakaran yang panas hingga matang, kira-kira 35 menit.
  • Lalu diangkat dan didinginkan.

Cara membungkus Lapek Bugi :

  • Buat seperti pincuk dari daun pisang.
  • Letakan sebutir adonan yang siap diisi.
  • Lalu tuang sedikit santan kental yang tadi.
  • Lipat dari kiri, setelah itu kanan, kemudian selipkan di bagian bawahnya.
  • Kerjakan seperti yang tadi dengan sisa adonan.
  • Kukus dalam bakaran yang panas hingga masak selama 35 menit.
  • Lalu diangkat dan didinginkan.

Selesai, Lapek Bugi siap untuk disantap dan dimakan.(Fadil)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *