7 Tips Ampuh Menghadapi Anak Malas Belajar

Banyak orang tua yang cemas melihat anaknya malas belajar. Solusinya, banyak orang tua yang memilih menyekolahkan anaknya di les atau les. Padahal, solusinya belum tentu yang dibutuhkan anak.

Selalu ada alasan dibalik kebiasaan anak yang sering malas saat diajak belajar atau mengerjakan PR. Jika dia ekstrim, dia mungkin berbohong ketika ditanya tentang aktivitas sekolahnya. Nah, mengenali penyebab anak malas belajar merupakan langkah awal yang harus dilakukan orang tua untuk mengatasinya.

Penyebab anak malas belajar

Banyak faktor yang membuat anak malas belajar, baik secara fisik maupun mental dan lingkungan belajar yang kurang kondusif. Di bawah ini adalah beberapa kemungkinan penyebab anak malas belajar beserta penjelasannya:

Kesulitan memahami materi

Anak-anak cenderung menghindari topik yang sulit mereka pahami. Konsep materi yang kompleks dan soal yang kompleks seringkali menurunkan motivasi belajar anak. Pada akhirnya mereka cenderung enggan dan malas belajar.

Baca juga : Soal IUP UGM

Jika anak kesulitan memahami materi, sebaiknya orang tua meneliti penyebabnya untuk mengetahui apakah anak mengalami kesulitan karena keterbatasan kognitif atau karena kelainan fisik tertentu, seperti kesulitan melihat, mendengar atau berbicara.

Materi kurang menantang

Tidak hanya materi yang sulit, materi yang terlalu mudah juga dapat membuat anak tidak semangat belajar. Jika materinya kurang menantang, anak mungkin berpikir, “Kenapa belajar kalau saya bisa?”

Kurang minat pada mata pelajaran yang dipelajari

Setiap anak memiliki minat dalam bidang yang berbeda. Anak-anak yang memiliki minat pada musik pasti akan lebih bersemangat belajar bermain piano daripada menghafal rumus matematika.

Baca juga : Bimbingan Belajar IUP UGM

Anda tidak nyaman dengan lingkungan belajar

Guru yang pembunuh, teman yang mengintimidasi, atau fasilitas belajar yang tidak memadai sering kali menyebabkan anak kehilangan motivasi belajar. Ujung-ujungnya, anak akan malas saat diajak belajar.

Kelelahan

Belajar adalah proses berpikir kompleks yang membutuhkan banyak energi. Maka wajar jika anak yang terlalu banyak beraktivitas malas belajar, karena sudah merasa lelah dan ingin istirahat.

Terlalu banyak gangguan

Gadget, media sosial, situasi bising, dan aktivitas sosial bersama teman merupakan gangguan yang paling sering mengganggu proses pembelajaran. Ingat, kebanyakan anak belum memiliki pengendalian diri yang kuat. Jika orang tua tidak mengendalikan gangguan ini, anak lebih suka melakukan hal-hal yang lebih menyenangkan daripada belajar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *